Wo zai Taiwan

Artinya kira2, saya ada di Taiwan (pake pinyin dulu ya, soalnya mandarin nya susye hehe..)

Jadi setelah meng-apply beasiswa di awal tahun ini, puji Tuhan akhirnya saya diterima di National Central University (NCU) jurusan International Environmental Sustainable Development (IESD) Program di kota Chungli, Taiwan. Sebenarnya ada 3 beasiswa yang saya ajukan, 2 beasiswa untuk ke NCU ini (Taiwan Government Scholarship – TGS dan TaiwanICDF Schloraship — tetap untuk jurusan yang sama, ) dan 1 beasiswa ke Inggris. Setelah mengirimkan berbagai dokumen yang diperlukan, pengumuman yang duluan saya terima adalah dari NCU di bulan Mei, hanya saja harus menunggu keputusan beasiswa katanya. Oh ya, sebelumnya sekitar akhir April saya diwawancara by phone oleh Ms. Maria dari perwakilan Taiwan di Indonesia untuk beasiswa TGS. Pertanyaannya ya seputar rencana studi di Taiwan, tapi ada yang “ringan” juga, misalnya “Gimana reaksi bos kamu kalo kamu keterima dan akhirnya ninggalin kerjaan” atau “di Taiwan punya temen ga?”. Kalo emang kita menguasai apa yg kita tuliskan di form pendaftaran dan study plan-nya, saya pikir gampang2 aja jawab interview-nya hehe.. just be honest and relax!😀

Hari2 selanjutnya ya nungguin pengumuman beasiswa dengan tenang :))
Pengumuman TGS kemudian di tengah Juni, dan ICDF akhir Juni kalo ga salah. Oiya, aplikasi saya ke Inggris dah keterima sama sekolahnya, cuma beasiswanya ga dapet, jadilah ga jadi ke Inggris hehe.. Tapi dipikir2 saya juga ga terlalu patah hati sih gara2 si beasiswa Inggris ini, soalnya emang klo keterima, cuma bisa ambil kuliah yang setahun, tanpa thesis, dan konsekuensinya ga bisa langsung ambil S3 kalo mau lanjut (di kemudian hari ternyata saya ditawarin beasiswa dari kampus, tapi saya dah oke-in yg Taiwan, first come first served lah ya). Okeh, kembali ke Taiwan. Jadinya di bulan Juni saya mendapati diri saya keterima di TGS dan ICDF :)). Jadilah harus pilih salah satu, soalnya pada dasarnya duit TGS dan ICDF berasal dari kocek yang sama. Setelah lihat term beasiswa-nya, dan melihat ICDF cover semuanya,  pilihan saya jatuh ke ICDF (teman saya yang nerima beasiswa TGS juga bilang, ICDF lebih oke “penawarannya” dari TGS haha..).

Katanya sih, TGS tiap tahun “dijatah” untuk Indonesia sebanyak 9-10 orang, sedangkan ICDF belum tentu tiap tahun ada yang keterima dari Indonesia. Tahun lalu ga ada yang dari Indonesia, baru tahun ini saya dan teman saya dari food science IPB, Galih, yang diterima. Menurut saya sih, peluang diterima beasiswa ini akan makin besar kalo negara kita punya hubungan diplomatik dengan Taiwan (which is we don’t), misalnya teman2 dari beberapa negara di Afrika dan Amerika Tengah yang banyak banget keterima dibanding Asia Tenggara yang semuanya menganut one China policy (dari Asia Tenggara selain dari Indonesia, hanya 2 dari Thailand, dan 2 dari Filipina). Informasi lebih lanjut tentang beasiswa ini bisa dilihat di link yang sudah saya kasih di atas, silakan diubek2 web-nya. Infonya cukup lengkap kok🙂

Setelah meng-oke-kan beasiswa ICDF, sebelum berangkat, saya dan Galih ketemuan sama Ms. Kristy, sekretaris perwakilan Taiwan di Jakarta. Di kantor Ms. Kristy kami diberi wejangan mengenai kondisi di Taiwan, ngurus surat2 untuk apply Visa (yep, diurusin dan dibayarin loh Visa nya, tinggal lengkapin dokumen yg dibutuhkan aja), dan dikasih “oleh-oleh” berupa brosur2 mengenai Taiwan, termasuk tempat2 wisata dan hal menarik lainnya di Taiwan. Kemudian saya tinggal nunggu visa selesai dan tiket pesawat yang dibeliin oleh pihak ICDF.

Jadinya tanggal 26 Agustus, saya dan Galih ke Taiwan dengan China Airlines (macam Garuda-nya Taiwan lah, heu..). Saya berangkat dari Makassar pagi2 untuk mengejar pesawat siangnya setelah sebelumnya pamitan dengan Bapak, Mama, adek2, sepupu, n semua keluarga besar (seriously, saya harus nelpon tante2, om2, n sepupu2 buat ijin pamit atas titah enyak :)) ).
Penerbangan langsung ke Taiwan dari Jakarta berlangsung sekitar 6 jam. Membosankan banget sebenarnya 6 jam di pesawat, untungnya ada beberapa hiburan dan dikasih makan enak LOL.

Sekitar jam 9 malam saya tiba di Taiwan. Pas turun pesawat, ternyata barengan dengan Jeremy Lin dateng ke Taiwan, airport jadi crowded banget. Tapinya saya bersyukur sih, bisa ngeliat Jeremy Lin langsung, tapi seandainya si Tao Ming She atau Hua Ce Lei yang ada, makin senang pastinya LOL. Di bandara, saya dijemput driver yang ditugaskan oleh pihak ICDF, nama lengkap saya terpampang dengan jelas haha.. Sayangnya pak driver nya ga bisa bahasa Inggris, so kami diem2an selama di mobil, untungnya perjalanan ke Chungli dari Bandara cuma sekitar 20-30 menit.

Akhirnya di kampus NCU nan rindang dan indah dijemput oleh Program Manager yang namanya Irene (juga). Oh iya, enaknya lagi kalau ngambil beasiswa ICDF, kita punya program manager yang membantu kita dalam berbagai hal, apply asrama, apply kartu pendatang (alien residence card-ARC), medical check up, dll. Pokoknya program manager T-O-P B-G-T lah, sangat membantu, dan meringankan selama di Taiwan. Untuk program saya, kami punya 2 program manager, Irene dan Jessie. Btt, jadinya saya diantar ke asrama di kampus oleh Irene. Ternyata di guesthouse 2, asrama paling pewe di NCU. Sekamar cuma berdua, banyak laci2, full furnished, ada AC, dll lah. Liat fotonya deh berikut ini.

Setelah dikasih uang saku, kartu listrik, dan berbagai keperluan lainnya, akhirnya Irene ninggalin di kamar. Berhubung teman sekamar saya waktu itu belum datang, jadilah saya merajai kamar seorang diri hehe..

Ga bisa mikir apa2 lagi sih waktu itu, cuma bersyukur ga nyangka akhinya nyampe juga di Taiwan hihi..
The journey begins now! I’m so excited!😄

Okeh, ceritanya segitu dulu kali ya.. next time saya ceritakan hal menarik lainnya selama di Taiwan🙂

Tagged: , ,

8 thoughts on “Wo zai Taiwan

  1. pursuingmydream 10 September 2012 pukul 2:15 pm Reply

    Selamat ya buat beasiswanya!, ditunggu cerita berikutnya, salam kenal😉.

    • laifofairin 10 September 2012 pukul 2:18 pm Reply

      wah, salam kenal Kak🙂
      Terima kasih sudah dibaca.. tar sy main2 ke blognya juga hehe..

  2. nugrohogalih 10 September 2012 pukul 2:55 pm Reply

    mantaaap🙂

  3. nur 31 Maret 2013 pukul 1:40 am Reply

    ka, saya Nur, IPB 47, boleh minta alamat emailnya?
    saya mau nanya beberapa hal mengenai Taiwan ni ka

    • laifofairin 5 April 2013 pukul 10:26 pm Reply

      Hi Nur, silakan
      email saya bratz_28n[at]yahoo.com

  4. DwiyanaChen 11 Juni 2014 pukul 8:04 pm Reply

    Ada facebook tak??
    Soalnya saya ada pertanyaan mengenai beasiswanya.
    Nd saya jga mw msuk 國立中央大學 ( national central university)

    • laifofairin 12 Juni 2014 pukul 10:25 pm Reply

      Hi Dwiyana. Kamu krm email aja ke irene.b.batoarung@gmail ya klo mau nanya2 sesuatu. Saya usahakan jawab sebaik2nya. Ditunggu ya!😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: