My 22nd Birthday: Reflection, Hope, and Prayer

Preambule

Oalah, hujan malam2 gini plus dengerin musik dr playlist saya yang (tumben) oke banget malam ini ngebuat semangat buat merenung dan menulis saya sangat tinggi! hhahaa.. *nyari alasan nulis🙂

Heyhoo, anyway saya kemarin ulang tahun loooh, (trus kenapa) haha,, ulang tahun yang biasa saja, nothing special. Klo kata Selani, teman saya, mungkin kira2 gini : “yaiyalah ga spesial, jomblo sih” huahhaha.. curcol ah :)). Ga kok saya ga se desperado itu untuk benar2 sesegera mungkin “ditemukan” dan berteman hidup. Serius! Well, klo emg dipertemukan dan ditemukan secepatnya juga ga nolak sih, jiahaha.. Oya, seharusnya memang saya harus berdoa untuknya. Hmm, baiklah, ini jd salah satu bahan koreksi saya. I’ll pray for you, whoever you are x)

Fokus tulisan ini bukan masalah perTHan ah, fokusnya ttg being 22nd! Okeee,, back to topic.

28 November 1988 saya lahir di sebuah rumah sakit yayasan Salvation Army (yayasan yang dirintis oleh Mr. William Booth and Ibu Catharina Booth, silakan tanya mbah gugel klo penasaran sm cerita mereka berdua, menarik dibaca tuh!). Dikasih nama Irene B*t*r*B*to*rung (ganti tanda * dengan “a”-males ke search di om gugle :P) oleh kedua orang tua saya, nama pertama merupakan nama panggilan, diambil darimana jg saya ga tau, mungkin kebalikan dr nama kakak saya Ery ditambah suku kata -ne sbg sufiks (masih mungkin looh). Kemudian nama kedua dr nama famili mama saya dan nama ketiga dr nama famili papa saya. Heran kenapa 2-2nya dikasih? ya, karena sebagai orang Toraja (walopun papa saya jg berdarah Bugis) kami ga mengenal yg namanya patrialisme or maternal, so kita bisa pakai nama belakang dari pihak mana saja ataupun 2-2nya🙂

Oke, dalam perkembangannya saya akhirnya mengetahui arti nama Irene yang diberikan ortu saya (walaupun mungkin waktu dulu mereka jg gatau apa artinya), sbg nama yang asal katanya dr bahasa Yunani or Ibrani dgn arti “damai sejahtera” kereeen🙂. Emang ga kebetulan yaa,, emang saya pencinta damai hahaa..

So, what’s like being 22nd for me??

Bersyukur banget klo di umur 22 tahun saya boleh sudah menyelesaikan pendidikan saya di tingkat Sarjana dengan predikat yang baik dari Teknik Lingkungan ITB. Jurusan yang orang tua saya pilihkan, dan toh saya tidak menyesali akhirnya menjadi bagian darinya. Tuhan boleh memakai orang tua saya untuk menunjukkan jalanNya🙂. Di jurusan ini saya bisa mengembangkan diri saya dengan sebaik2nya dan mendapatkan kecintaan saya terhadap bidang kelimuan ini. Di ITB sendiri saya belajar banyak hal selain di bidang akademis, misalnya bidang organisasi kemahasiswaan, dinamika kampus, dan yang paling penting memperoleh keluarga baru di Campus Crusade for Christ untuk sama2 bertumbuh di dalam Kristus. Sungguh saya bersyukur buat penempaan yang saya boleh rasakan selama 4 tahun saya kuliah, kadang juga ada sedikit ketidakpuasan mengenai beberapa hal yang ingin saya ikuti namun tidak saya lakukan waktu kuliah. But it’s okay lahh..

Di umur 22 ini saya kembali mengingat masa2 saya bergumul untuk masuk ITB, 2 bulan di Bandung tanpa ada keluarga membuat saya harus mandirisejak dini, bergantung kepada Allah sepenuhnya. Dan kini, 4 tahun lebih setelahnya, saya harus kembali ke titik demikian. Menjadi peka dan menjadi semakin bergantung pada Allah sepenuhnya. Yep, harusnya malah grade ketergantungan saya meningkat drpd sewaktu kuliah, tp saya terdistract oleh banyak hal. Kini, saya diingatkan untuk memberi diri dipimpin oleh Allah sepenuhnya dan bergantung pada Dia saja, hari demi hari.

Next destination?

Saya sedang bergumul untuk melanjutkan studi ke tingkat Master di bidang Environmental Management (dengan beasiswa tentunya), sebuah bidang yang tah kenapa melintas di kepala saya. Tapi ya tentunya saya masih terus harus bergumul dengan Allah akan kehendakNya dalam kehidupan saya. Saya sangat yakin bila memang Allah yang menunjukkan hal ini, Dia yang akan membuat saya mampu untuk melakukannya dan menjalaninya. Hal ini sudah dibuktikannya sewaktu saya bergumul untuk kuliah. Lewat berbagai hal saya diyakinkan untuk ke Bandung, dan permintaan saya sewaktu itu untuk memasukkan saya ke universitas negeri terbaik di bandung, yang salah satu faktornya karena saya tidak ingin menyusahkan orang tua saya dengan mahalnya biaya pendidikan. Dan pada saat pengumuman SPMB, Tuhan menyatakan kuasaNya, saya diterima di ITB, praise God! Selanjutnya ya from now on saya juga sangat yakin He will show me the way, Dia yang akan bukakan pintunya. So no need to be worry🙂 Bila Tuhan mengijinkan, tahun depan saya harus merayakan ulang tahun saya pertama kali di negeri orang, amiin..

Sekarang saya sedang meng-apply S2 ke suatu tempat yang ingin sekali saya kunjungi dan belajar disana. Suatu negara yang saya anggap memiliki ilmu yang advance di bidang keilmuan saya. Namun, ada beberapa hambatan, tapi memang hidup kurang seru tanpa hambatan tersebut. Jadi, dinikmati sambil terus diusahakan saja🙂 . Puji Tuhan lagi, paling tidak skrg saya menunggu untuk hal yang akan saya lakukan seraya saya menunggu beasiswa tsb, semoga keterima yaa..

My prayer

Saya sedang banyak menggumulkan mengenai kesalehan dan kesucian. I am faaaarr beyond that😦 , suatu hal yang sangat saya sesali dlm hidup saya. Saya harus berubah dan diubahkan hari demi hari bersama Kristus! Mengejar kekudusan adalah sangat berharap akan sesuatu (kekudusan) sambil dengan aktif mengusahakannya -Jerry Bridges-, yep, tolong doakan saya ^^. Saya juga berdoa kalau saya boleh semakin berdampak bagi orang2 di sekitar saya, bukan sekedar dalam pemikiran namun tindakan nyata. Terakhir, saya boleh setia untuk berdoa bagi orang lain dan setia dalam pengenalan akan Dia. Sudah terlalu banyak hari2 yang saya habiskan tanpa Dia dalam hidup saya, dan itu sama sekali ga worthy! fiuuhh..

The last

Seperti kata Rasul Paulus, Janganlah menjadi seperti orang bebal, namun jadilah seperti orang arif yang mempergunakan waktu sebaik2nya <— I really have to do this! pray for me😀

I want to be wiser from now on, amen!

Hey life! Let’s see what you’ve serve a head for me, but as you know, my Father is even greater than you! hmm, I’ll just gonna be okay ;P

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: