4 Januari 2009, saya sadar kalau..

Ternyata saya bukan orang yang mudah mengalah saat saya merasa sangat yakin bahwa saya BENAR.

Selama ini saya merasa saya orang yang cuek, cenderung untuk menghindari konflik, ternyata, ga juga..

Saya bisa sangat in to it saat benar2 merasa hal yang diutarakan lawan bicara saya adalah SALAH.

Terakhir, saya sadar kalau saya tidak suka dengan orang yang terlalu berpihak sebelah dalam pandangan hidupnya dan berusaha mempengaruhi orang lain akan hal tersebut. Well, suatu hal itu selalu ada dua sisi, baik dan buruk; dan anda tidak bisa mempengaruhi orang lain dengan pengalaman yang anda alami karena hal demikian berhasil pada diri anda dan mengira hal yang sama akan terjadi pada orang lain juga.

Hidup ini hitam-putih, tapi jangan selalu ditinjau hitam dan putihnya, darimana anda memandangnya? memang tergnatung point of view

Saya bukan orang yang abu2 dalam mengambil sikap, saya hanya mencoba melihatsuatu hal dari sudut berbeda

One thought on “4 Januari 2009, saya sadar kalau..

  1. atid 21 Februari 2010 pukul 2:49 pm Reply

    melihat dari sudut pandang yg berbeda (a.k.a sdt pndg lawan) memang baik adanya.
    tp kalau yg diperjuangkan mmg sesuatu yg mutlak kebenarannya, tidak apa kalau berkeras🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: